presentasi : kekeringan lahan pertanian
Pertama-tama , saya ingin
bertanya kepada Anda semua apakah kalian dapat makan tanpa petani? Boleh saya
tahu mengapa?
.... Saya tahu bahwa Anda semua setuju jika saya
mengatakan petani merupakan pahlawan bangsa. Namun apalah artinya seorang
petani jika tidak mempunyai ladang, sawah yang dapat digarap karena kekeringan.
Kemarau panjang yang berbuntut pada kekeringan merupakan kejadian yang telah
menjadi langganan kita semua setiap tahun. Kejadian itu berulang, berulang, dan terus berulang.
Fenomena ini menyebabkan kita semua, khususnya para petani, merasa was-was dan
kalang kabut. Karena kekeringan, tanaman milik para petani terancam puso atau
gagal panen sehingga merugi. Karena kekeringan, air bersih telah menjadi barang
yang langka dan mahal sehingga harus ada biaya tambahan untuk membeli air.
Karena itu, perlu ada penanganan khusus agar kita semua bisa terbebas dari
ancaman kekeringan, khususnya bagi para petani.
Nah hari ini saya akan bicara lebih tentang
kekeringan
para
peneliti menyimpulkan bahwa anomaly ENSO tidak menjadi penyebab satu-satunya
atas gejala kekeringan di Indonesia
Faktor penyebab kekeringan adalah:
- Terjadinya pergeseran daerah
aliran sungai atau DAS utamanya di wilayah hulu. Hal ini membuat lahan
beralih fungsi, dari vegetasi menjadi non-vegetasi. Efek dari perubahan
ini adalah sistem resapan air tanah yang menjadi kacau dan akhirnya
menyebabkan kekeringan.
- Terjadinya kerusakan
hidrologis wilayah hulu sehingga waduk dan juga saluran irigasi diisi oleh
sedimen. Hal ini kemudian menjadikan kapasitas dan daya tampung menjadi
drop. Cadangan air yang kurang akan memicu kekeringan parah saat musim
kemarau tiba.
- Penyebab kekeringan di
Indonesia lainnya adalah persoalan agronomis atau dikenal juga dengan nama
kekeringan agronomis. Hal ini diakibatkan pola tanam petani di Indonesia
yang memaksakan penanaman padi pada musim kemarau dan mengakibatkan cadangan
air semakin tidak mencukupi.
consequence
Dampak
terjadinya kekeringan antara lain:
1)
produksi tanaman turun/rendah/puso bahkan menyebabkan tanaman mati sehingga
merugikan petani;
2)
Karena produksi rendah secara riil mengalami kerugian material maupun finansial
yang besar dan bila terjadi secara luas, akan mengancam ketahanan pangan
nasional;
example
50 hektare lahan tani di
Banjarnegara kekeringan
kekeringan
melanda sawah seluas 600 meter persegi, di Desa Gumelem, Kecamatan Susukan.
Akibat tak teraliri air, kondisi sawah mengalami kekeringan dan retak retak.
Saluran irigasi yang biasa mengaliri sawah juga mengering.
solution
Untuk
mengatasi kekeringan dapat dilakukan dengan cara:
1)
gerakan masyarakat melalui penyuluhan;
2)
membangun/rehabilitasi/pemeliharaan jaringan irigasi;
3)
membangun/ rehabilitasi/pemeliharaan konservasi lahan dan air;
4) memberikan bantuan sarana produksi
(benih dan pupuk, pompa spesifik lokasi);
5)
mengembangkan budidaya hemat air dan input (menggunakan metode SRI/PTT)
Selanjutnya untuk mengatasi penyebab
klimatologis perlu melakukan;
1)
penyebaran informasi prakiraan iklim lebih akurat;
2) membuat kalender tanam;
3)
menerapkan dan memperhatikan peta rawan kekeringan yang dihasilkan Badan
Litbang Pertanian melalui data interpretasi.
Peta kekeringan secara lengkap dapat
didownload pada website http://pla.deptan.go.id/rbk/peta/index.html.
Peta tersebut tersedia untuk wilayah Jawa, Nusa Tenggara (NTB dan NTT),
Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku dan Papua. Selain sumber di atas
data dapat juga diperoleh melalui Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
dengan alamat website http://iklim.bmg.go.id /index.jsp.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar